Minggu, 25 September 2011

News Ankeer

      Apa itu news anker ? news anker adalah presenter berita  yang juga dikenal sebagai pembaca berita,  atau pembawa acara  yang menyajikan berita selama program berita dalam format acara televisi, di radio atau internet berlangsung.
      Tugas seorang news anker tidak lah muda. Seorang news anker harus memiliki kemampuan konsentrasi tinggi dalam membacakan berita, apabila berita yang disampaikan memiliki makna yang berbeda dalam audiens maka berita yang disampaikan dapat dianggap tidak valid. Selain cantik atau tampan, seorang news anker harus memiliki intelektualitas yang cukup tinggi agar dapat berinteraksi dengan audiens dengan mudah . 


     
       Dalam kesehariannya, news anker diwajibkan untuk membaca script berita yang nantinya akan disampaikan kepada audiens agar yang ditulis oleh jurnalis lapangan dan telah diedit oleh editor dapat tersampaikan dengan baik. Untuk menghindari kesalahan artikulasi, news anker harus berlatih Lion Face ( memoncongkan bibir kedepan, lalu membukanya lebar-lebar, hal ini dimaksudkan untuk melatih atau meregangkan otot-otot disekitar bibir ) dan vokalisasi A-I-U-E-O untuk kejelasan sara saat membacakan berita.
      Selamat berlatih , dreamer ..  

Salam ,
Mechelle Halim

Rabu, 21 September 2011

Potluck Fakultas Ilmu Komunikasi Ambil Bagian dalam Petra Golden Jubilee



Memasuki usianya yang ke setengah abad, Universitas Kristen Petra Surabaya menyemarakkannya dengan berbagai kegiatan menarik yang didukung oleh mahasiswa, dosen , karyawan dan seluruh sivitas universitas. Ulang tahun emas Universitas Kristen Petra yang jatuh pada 22 September 2011 ini mengusung tema “Light to The World, Glory to The Lord “ dan mencanangkan keseluruhan kegiatanya dalam Petra Golden Jubilee. Dalam keseluruhan rangkaian acara ulang tahun Universitas Kristen Petra ini, setiap fakultas memiliki acara tersendiri dalam menyambutnya. Bagaimana peran dan kreatifitas mahasiswa fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Kristen Petra dalam merayakannya ?
Menghasilkan lulusan yang berpola pikir kreatif, kritis, dan memiliki pemahaman akan hakikat ilmu komunikasi yang berdedikasi penuh pada fungsi profesi di bidang ilmu komunikasi yakni komunikasi korporat dan komunikasi massa meupakan misi dari fakultas ilmu komunikasi Universitas Kristen Petra. Hal tersebut tertuang dalam kegiatan Potluck yang membantu mahasiswa untuk melatih kreatifitas (dalam menyelenggarakan acara) dan pola pikir mahasiswa fakultas Ilmu Komunikasi untuk lebih percaya diri dalam  berkomunikasi dengan adik kelas, kakak kelas, dosen dan sivitas fakultas lainnya . Potluck adalah acara kumpul  dan makan bersama (gathering) dimana makanan-makanannya  adalah sumbangan dari masing-masing  peserta atau tamu yang hadir  . Ciri khas dari potluck adalah makanan dan wadah yang digunakan pastinya beragam. Acara yang dimulai pada pukul 12.00 WIB ini mengusung kebersamaan sehingga komunikasi antar mahasiswa, dosen dan karyawan berjalan lebih baik. yang jatuh pada 21 September 2011,dimana acara ini
Awalnya, acara dibuka dengan doa dan sambutan dari beberapa sivitas fakultas.  Setelah itu, acara makan bersama pun dilaksanakan . Hampir 100 orang memadati selasar C kala itu ,mulai dekan ,dosen, staff serta mahasiswa dari berbagai angkatan . Makanan yang terkumpul pun beragam, mulai nasi goreng, mie goreng, ayam dengan berbagai varian dan lainnya. “ Acara ini bagus ,dapat menjalin persaudaraan dan keakraban antar mahasiswa dan dosen “, puji bapak Arief Yulianto selaku karyawan yang telah bekerja selama 23 tahun tersebut, akan tetapi menurutnya acara Potluck kali ini kurang ice breaker untuk penghangat suasana.
Kegiatan yang berlangsung hingga jelang 14.00 WIB ini membangun spirit togetherness.  “Acaranya heboh, karena merupakan momentum kebersamaan seluruh sivitas akademika.  Mahasiswa, karyawan, dan dosen saling berbagi untuk mewujudkan kebersamaan yang akrab dan meriah”, kenang bapak Gatut Priyowidodo yang telah mengajar di fakultas Ilmu Komunikasi selama 5 tahun. “ Tidak ada kesan perbedaan. Peran mahasiswa 2010 juga cukup mendukung acara ini, tata cara bahkan persiapannya member kesan mereka mau peduli”, imbuh dosen yang memiliki hobi berenang tersebut. (Melita).

Minggu, 18 September 2011

Wanna be a Radio Announcer ?

Haloo, dreamer..
            Di era globalisasi ini komunikasi sangat diperlukan dalam berbagai bidang baik bidang sosial, budaya,politik, ekonomi,hiburan,dan lainnya.Salah satu media yang mewadahi komunikasi tersebut adalah media radio. Dalam penyiarannya radio membutuhkan tenaga pembicara yang kita kenal sebagai penyiar (announcer). Demi mengedepankan skill kita di dunia komunikasi belajarmenjadi penyiar radio memiliki manfaat tersendiri, maka dari itu penyiar radio merupakan basic untuk menjadi public speaker yang handal kedepannya.

            Faktor-faktor yang mendasarinya adalah , seorang penyiar dapat berlatih berbicara tanpa ada audience secara langsug didepannya, hal ini merupakan pembelajaran yang baik, apabila kedepannya seseorang ingin menjadi presenter televisi, master od ceremony sebuah acara dan bidang pekerjaan yang lain yang membutuhkan skill berbicara di depan publik.

             Cara yang tepat untuk memulai menjadi seorang penyiar adalah berlatih berbicara setiap harinya, hal-hal mudah seperti membaca koran atau majalah dengan suara dapat menjadi kiat menarik. Disini pita suara akan terlatih untuk membaca suatu kalimat, otak akan dirangsang untuk membantu pemaknaan kata sehingga pengucapak suatu makna kalimat jelas dan runtut. Hal lainnya yang dapat dilakukan adalah berlatih Lion Face, moncongkan bibir sambil menutup mata, lalu bukalah lebar bibir sambil membuka mata. Cara ini ampuh untuk menjadi latihan pembukaan pita suara. Untuk kesehariannya, dreamer dapat melatih nafas dengan latihan pernafasan diafragma. Pertama-tama tarik nafas sedalam-dalamnya lalu hembuskan perlahan . 

              Setelah skill terasah perlahan, seseorang yang mau terjun ke dunia radio harus percaya diri, tanpa kepercayaan diri semuanya adalah nol, karena apabila kita memiliki potensi akan sangat sayang jika tidak dibagikan kepada semua orang.



Salam insiprasi,
Mechelle Halim